Sabtu, 13 November 2021

MENJADI PEJUANG KEBENARAN DITENGAH GEMPURAN HOAX

Jum'at, 12 November 2021

Judul                : Pelatihan Guru Motivator Literasi Digital (GMLD)

Grup                : 3

Resume ke      : 6

Tema               : Menjadi Pejuang Kebenaran Ditengah Gempuran Hoax

Nara Sumber  : Ms. Phia Selfiarti

Moderator      : Deni Darmawan


Pertemuan ke-6 kegiatan GMLD dimulai pada pukul 16.00 via zoom bersama Bapak Deni Darmawan sebagai Moderator dan Ms. Phia sebagai Narasumbernya membahas tentang "Menjadi Pejuang Kebenaran di Tengah Gempuran Hoaks". 

Teringat kembali dengan materi GMLD pada pertemuan ke-5, bahwa sesungguhnya berita hoaks amatlah berbahaya bagi siapa saja yang tidak punya tameng untuk menepis dan mencari tahu kebenaran suatu berita, maka pada materi kali ini tepat sudah artinya matching sekali dengan pembahasannya yaitu pejuang yang bagaimana yang mampu menggempur hoaks khususnya di era digital ini. Sudut pandang yang diambil oleh Ms. Phia adalah tentang Hoaks dan Fake News.

Like Mz Phia Said that hoaks adalah tipuan kadang-kadang digunakan untuk merujuk pada legenda dan desas desus urban (Wikipedia) artinya berita atau tanyangan yang mengada-ada yang dibuat seolah-olah benar terjadi namun tidak dapat dibuktikan kebenarannya, sedangkan Fake News yang bersumber dari WARTA EKONOMI.CO.ID adalah berita palsu yang bertujuan untuk meyakinkan pembaca dengan sudut pandang tertentu, artinya pembaca digiring untuk memiliki persepsi yang membenarkan suatu berita tidak benar namun disampaikan melalui situs resmi sehingga mau tidak mau pembaca akan membenarkan berita tersebut.

Tidak sedikit dari kita yang pernah mengalami langsung kejadian di atas baik itu percaya dengan hoaks ataupun terlena dengan fake news, namun masih banyak pula yang akhirnya mampu untuk menyadarkan dirinya sebelum semua itu benar-benar merugikan diri sendiri.

Saya berfikir mengapa Ms. Phia mengatakan tentang seorang pejuang kebenaran untuk era digital ini, karena tidaklah mudah bagi kita untuk menepis semua itu jika kita tidak punya sifat dasar yaitu menanamkan sikap positive thinking terhadap apapun. sulitnya membangun sikap ini karena banyaknya gempuran dan media yang menyoroti hal yang salah menjadi benar semua.

Positive Thinking berdampak menyehatkan jiwa raga karena hati kita dipaksa untuk selalu berpikir hal-hal yang baik, karena sesungguhnya apa yang ada dalam persangkaan kita maka itu lah yang akan terjadi, jika baik maka akan baik, jika buruk maka akan timbul pula hal yang buruk. Yang kedua adalah bahagia, berfikir positif selalu melahirkan sesuatu yang membahagiakan karena tidak ada tekanan di sana sini, dan akhirnya kehidupan kita pun akan terarah, segala sesuatu kita lakukan dengan prosedur yang benar.

Untuk mempertahankan sikap positif thinking ini, Ms. Phia pun mempackage tipsnya yang tentu sudah bisa kita lihat bahwa sikap tersebut sudah terefleksi dalam keseharian beliau, yaitu dengan:
1. Menghadapi segala sesuatu dengan senyum
    Senyum beliau selalu terkembang tiap saat, itu menandakan bahwa hatinya selalu bahagia. Hal yang mengesankan bagi saya yang pemula dan baru mengenal beliau pada kegiatan ini dan bertemu 2 kali saat momen zoom. Begitu pula dengan diri kita, saat kita memulai hari dengan senyuman maka energi positif selalu membersamai kita di kegiatan berikutnya. Seperti halnya sedekah yang paling murah dan mudah namun tidak mudah adalah senyum, baik kita maupun orang lain berasa tenang.
2. Melatih diri kita untuk mereframing
    Artinya kita membingkai ulang semua peristiwa dan mendapati bahwa kita adalah orang yang beruntung karena kita bukan termasuk orang yang mudah terpancing dengan hal-hal yang berbau hoaks bahkan fake news.
3. Membangun ketahanan diri
    Berani memulai untuk menjalin hubungan baik dengan siapa saja, semakin mempererat hubungan dengan keluarga karena sesungguhnya keluarga adalah barisan pertama yang akan mem-back up kita terlebih dahulu jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, berani move on dari hal yang sudah usang menuju perubahan yang lebih baik.

Dari hal-hal yang sudah dibahas oleh Ms. Phia selaku nara sumber bisa saya simpulkan bahwa sesungguhnya tanpa saya sadari dengan menulis statement baik di Facebook, status WA ataupun pada BLOG Pemula saya ini merupakan cara sederhana bagi saya untuk bisa memberi motivasi dan energi positif bagi keluarga, teman, maupun siswa saya, bahkan comment yang kadang saya tanggapi di media digital yang mereka bagipun, menjadi hiburan sekaligus penyemangat bagi mereka.

Barakallah atas materi yang semakin menggugah hati saya, mudah-mudahkan manfaatnya bisa dinikmati pula oleh orang-orang tercinta di sekeliling saya, aamiin allahumma aamiin.

Maulidiawati

2 komentar:

IDE MENULIS BAGI GURU

 JUDUL                    : PELATIHAN BELAJAR MENULIS PGRI RESUME KE         : 1 GELOMBANG     : 23 TANGGAL              : 17 JANUARI 2022 T...