Rabu, 08 Desember 2021
Judul : Pelatihan Guru Motivator Literasi Digital
Grup : 3
Resume ke : 17
Tema : Berbagi Praktik Baik Literasi Digital
Nara Sumber : Maria Sumakul Magdalena
Moderator : Ms Phia
Assalamualaikum, selamat sore, good afternoon, begitu salam hangat Ms Phia menyapa bapak ibu guru hebat peserta GMLD pertemuan ke 17. Tak terasa kuliah sore hari Rabu sudah memasuki pertemuan ke 17 sementara itu begitu banyak PR Resume pada pertemuan yang lalu menumpuk menunggu untuk dikerjakan, ditambah pula tanggung jawab lainnya yang sama-sama harus segera diselesaikan. Menyimak dan memahami tiap bait rangkaian kata sambil menikmati perjalanan sore menuju kota Muntok, Babar.Tema yang akan dipaparkan pada sore ini adalah "Berbagi Praktik Baik Literasi Digital" yang akan disampaikan oleh seorang penulis handal yang aktif diberbagi praktik baik di dunia digital dengan mengajar coding dan banyak lagi kegiatan baik lainnya, yaitu ibu Maria Sumakul Magdalena sebagai nara sumber.
Tak kenal maka harus kenal, begiu Ms Phia sebagai moderator memperkenalkan dengan menunjukkan Biodata ibu Maria Sumakul Magdalena.
Biodata Narasumber
Maria Magdalena Sumakul saat ini mengajar Komputer di SMP Tarakanita 5 Jakarta Selatan, SDTarakanita 1 dan SD Karakter. Sebelumnya selama 25 karier menjadi pendidik, Maria pernah mengajar di SD Tarakanita Gading Serpong, TK dan SD Tarakanita 1, 2, dan 3, SD Materdei Pamulang, TK & SD Santa Ursula BSD, Pelatihan anak autis Pelangi Harapan di Pulo Mas, TK & SD Tirta Marta BPK Penabur, SD Pangudi Luhur Haji Nawi, Jakarta Selatan, SD Penabur Tangerang, dan SD Regina Caeli Cilengsi. Maria telah menulis sederet buku informatika yaitu : Buku Coding, ‘Saya Bisa Coding’ Level 1, 2, 3, 4; Buku Panduan Guru & Orang Tua Untuk SD / MI Penerbit Andi Jogja dan Buku Informatika SD/MI Kelas 4, 5 & 6 Penerbit Andi Jogja. Maria bisa di hubungi melalui surel mariasumakul@yahoo.com & sumakulmaria1@gmail.com.
Seperti biasa pertemuan sore ini akan di bagi menjadi 4 sesi
1. Pembukaan
2. Pemaparan materi
3. Sesi Diskusi
4. Penutupan
Ibu Maria memiliki aktivitas yang padat, tapi Alhamdulillah beliau berkesempatan memberikan waktu untuk membagikan ilmu kepada kami Guru Motivator literasi digital. Pada pertemuan ini Ms Phia membersamai narasumber dengan media voice dan slide presentasi Supaya lebih interaktif. Pertama tama narasumber menjelaskan pengertian literasi digital melaui pesan suara atau voice. Literasi digital adalah pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan media digital, alat alat komunikasi atau jaringan dalam menemukan, mengevaluasi, menggunakan, membuat informasi dan memanfaatkannya
Secara bahasa literasi digital adalah merupakan pengetahuan dan kecakapan dalam memanfaatkan media digital, seperti alat komunikasi, jaringan internet dan lain sebagainya.
Disisi lain juga ibu Maria juga memaparkan manfaat yang kita dapatkan dalam mempelajari literasi digital secara individu antara lain adalah :
1. Menambah wawasan individu, kegiatan dan memahami informasi.
2. Meningkatkan kemampuan individu untuk lebih kritis dalam berpikir serta memahami informasi.
3. Menambah penguasaan kosakata individu dari berbagai informasi yang dibaca.
4. Meningkatkan kemampuan verbal individu.
5. Meningkatkan daya fokus dan konsentrasi individu.
6. Meningkatkan kemampuan membaca dan menulis informasi.
Dari kita memahami manfaat literasi digital kepada personal atau individu, harusnya juga mempunyai hubungan literasi digital dengan dunia pendidikan. Dari hubungan itu literasi digital mampu mengembangkan dunia pendidikan. Intinya literasi digital yang semakin baik akan membuka akses terhadap informasi yang lebih luas. Dengan cara ini, kualitas sektor pendidikan dapat ditingkatkan.
Menurut menteri pendidikan Bapak Nadiem Anwar Makarim mengungkapkan bahwa pemanfaatan teknologi mampu mengakselerasi tranformasi pendidikan dan mendorong lompatan kemajuan khusus di masa pandemi covid-29. Dengan syarat pemanfaatan teknologi secara tepat sasaran dan kecakapan digital. Kecakapan digital mencakup kemampuan dalam mengelola dan memanfaatkan sumber sumber digital secara bijak.
Ada beberapa pertanyaan yang sering terdengar dimasyarakat kenapa literasi digital harus diajarkan dalam dunia pendidikan? Karena usia anak anak yang masih labil dan banyak berinteraksi dengan media sosial rentan terhadap pengaruh negatif. Perlunya pemahaman literasi digital mampu mencegah terjadinya cyber bullying atau phising penipuan berkedok iming iming di dunia digital.
Disekolah
- Komunikasi dengan guru menggunakan media sosial.
- Mengirim tugas Melalui media email
- Pembelajaran secara online
- Mencari sumber belajar di internet
Dirumah
- Melakukan penelusuran dengan browser
- Mendengar musik atau video dengan streaming
- Melihat tutorial memasak di internet
- Mengunakan laptop yang terhubung internet untuk mengerjakan tugas
Adapun perlunya memahami tujuan pembelajaran literasi digital disekolah diharapkan agar bisa bermanfaat bagi warga sekolah, diantaranya :
1. Meningkatkan kapasitas guru menyajikan pembelajaran yang menarik melalui pemanfaatan media digital.
2. Mengintegrasikan kompetensi dasar dalam pembelajaran untuk kecakapan digital.
3. Menumbuhkan karakter baik melalui pemanfaatan media digital dengan mengutamakan etika dan moral sosial.
Dari beberapa paparan diatas bisa disimpulkan bahwa betapa besar manfaat literasi digital bagi siswa yaitu :
@ Meningkatkan kemampuan siswa lebih kritis dalam berpikir serta memahami informasi
@Menambah kosakata
@Meningkatkan kemampuan verbal
@Meningkatkan fokus serta konsentrasi.
tanpa disadari siswa akan memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi saat mereka harus bersaing sehat dengan siswa lainnya baik secara verbal maupun prestasi.
Pada akhirnya praktek baik didalam pengembangan literasi digital dengan media digital akan memudahkan kita dalam melakukan aktivitas kehidupan sehari hari. Contoh kita sebagai guru mampu mempraktekkan integritas mapel yang kita ampu, misalnya silabus dengan perangkat mengajar lainya, antara rencana pembelajaran dan medianya. Segala sesuatu yang berkaitan dengan pengajaran yang kita lakukan di kelas bisa kita integrasikan agar pendidikan karakter yang ingin kita sampaikan benar-benar terlaksana.
Kesimpulannya adalah tidak bisa kita pungkiri bahwa kehadiran teknologi memudahkan umat manusia. Sebagai guru kekinian di era digital ini, kita harus menjadi pelaksana dari praktik baik literasi digital. Perpaduan literasi digital dan media digital dengan menitik beratkan kepada pembentukan manusia yang berkarakter, berakhlak dan bermoral akan membawa kita pada terbentuknya generasi pilihan.
Jadilah sosok yang menebar kebaikan meskipun itu hanya satu kata, semoga resume ini bisa bermanfaat untuk guru, siswa maupun saudara-saudara kita yang semakin cinta dengan literasi digital. Saatnya kita merubah dunia dengan praktik baik kita di dunia digital.
Maulidiawati















Tidak ada komentar:
Posting Komentar